Saturday , 19 September 2020
Home / Sumut / Jajaran Satreskrim,Melalui Pidum Tangkap Pelaku Pencurian Dengan Modus Tuduh Korban Tabrak Lari.

Jajaran Satreskrim,Melalui Pidum Tangkap Pelaku Pencurian Dengan Modus Tuduh Korban Tabrak Lari.

IMG_20151002_173127(1)

frekuensimedia.com – Satreskrim Polresta Medan kembali menangkap pelaku pencurian dengan modus menuduh korban bahwa saudaranya ditabrak.adapun tempat kejadian jalan Gatot Subroto Pasar V Medan Sunggal, usai dituduhnya barang berharga milik korban dirampas dengan cara menodongkan sebilah pisau kearah korbannya.

Informasi yang diperoleh bahwasanya korban diketahui Phiqri Markhabi (17),warga jalan Pam Tirtanadi No.188 D Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal.Tidak terima barang miliknya dirampas begitu saja oleh tersangka.lalu korban membuat laporan pengaduan kepolisian sesuai, LP/2413/K/IX/2015/SPKT Resta Medan,tanggal 4 September 2015.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Medan,Kompol Aldi Subartono SIK,SH,MH didampingi Kanit Pidum /Penyidik,AKP Bayu Putra Samara,SIK,serta Panit Pidum Ipda Iqbal Ramadhan,SP,SIK dan Bripka Edi Syahputra Ketaren,SH Jumat (2/10) pukul.17:00.Wib,mengatakan Penangkapan inisial DS dilakukan dijalan Kelambir V Gg.Wakaf Kelurahan Tanjung Gusta.

Menurut keterangan bahwasanya tersangka sudah melakukan 3 kali melakukan pencurian dengan modus yang sama pada bulan Juni,Juli dan September 2015,dilokasi seputaran Kampung Lalang, ternyata tujuan pelaku hanya untuk membeli narkoba jenis shabu,ujar Aldi kepada awak media.

Berdasarkan keterangan Aldi Subartono dirinya menghimbau masyarakat yang menjadi korban aksi premanisme untuk segera melapor ke Polisi.

Adapun modus para tersangka dalam menjalankan aksinya yakni dengan cara berpura-pura menuduh korbannya dengan kata ‘kau tabrakya saudaraku”, karena korban tidak mengaku saat itu maka marah dan langsung melakukan penikaman dengan memakai pisau yang sebelumnya telah disediakan dan selip dipinggang tersangka. Karena korban melawan, tersangka melakukan penusukan kearah perut korban namun dapat dielak,penikaman berikutnya mengenai tangan kanan serta merampas barang – barang milik korban berupa 1 unit HP,dan uang tunai.

Dalam tindakan kriminal yang dilakukan para Tersangka akan dijerat dengan KUHPidana pasal.365 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,ungkap Aldi.(David)