Saturday , 19 September 2020
Home / Sumut / Dua Pelaku Pemerasan Dihotel Istana Diciduk Polsek Medan Kota

Dua Pelaku Pemerasan Dihotel Istana Diciduk Polsek Medan Kota

frekuensimedia.com – Polsek Medan Kota dibawah kepemimpinan Kapolsek Kompol Ronald FC Sipayung,SH,SIK,MH dan Kanit Reskrimnya AKP Martualesi Sitepu,SH,MH,serta Panit Reskrim Ipda Suhaily,SH,Minggu (13/13).Untuk yang kesekian kalinya berhasil meringkus dua orang tersangka pelaku yang merampas kemerdekaan orang dan pemerasan dari hotel Istana di Jalan.Brigjen Katamso.

Adapun kedua tersangka bernama: ABD RAZAK,33 Thn,alamat dusun v jalan Serbaguna,Helvetia,JAYA HANDOKO,27 tahun,alamat jalan Serbaguna Gg.Serba Jadi,Helvetia.

Kedua tersangka ditangkap berdasarkan LP/1572/K/XII/2015/SU/Polresta Medan/Sek Medan Kota tgl 17 Des 2015 Pelapor An Liem Yu Hong,Lk 58 tahun,yang melaporkan pada hari Minggu Tgl 6 Des 2015 sekira pukul 17.00 Wib.Saat korban bersama kenalannya Nita,Pr 22 tahun masuk kedalam kamar hotel Tkp,gak berapa lama kemudian dua orang laki – laki yang salah satunya ternyata suami saksi memaksa masuk ke kamar tersebut dan membabi buta memukuli korban dan menggari kedua tagan korban.Dimana saksi N ini adalah isteri kandung dari tersangka AR yg sehari harinya kedua suami isteri adalah pedagang martabak disebuah tempat di Kota Medan dan korban adalah langganan mereka jadi kuat dugaan antara isteri pelaku dan korban hendak menjalin asmara terlarang.Tkp jalan Juanda/Hotel Istana ,turut diamankan BB 1 buah,Hp merek Samsung 1 buah,dompet warna hitam,uang kontan Rp.200.000,1 buah kunci sepeda motor Yamaha Jupiter,satu unit mobil Suzuki Karimun BK.1280.DP.

Adapun kronologis penangkapan yang dilakukan Polsek Medan Kota yg mendapat indormasi pada hari Senin Tgl 7 Des 2015 sekira pukul 00.20 Wib.Dari karyawan hotel Istana bahwa adanya yang mengaku gaku polisi yang melakukan pemborgolan dan pemukulan terhadap seorang tamu hotel langsung terjun ke Tkp,dan dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku bersama barang bukti dan di boyong ke Polsek Medan Kota untuk proses penyidikan.

Dari hasil interogasi oleh tersangka menjelaskan dianya mendapat informasi dari temannya JH bahwa isterinya dibawa oleh korban ke hotel tersebut, sehingga AR mengajak JH ke lokasi dan langsung menggrebek kamar hotel.Setelah dipukuli lalu korban diborgol dan dibawa ke daerah Berayan untuk menunjukkan bahwa mereka adalah benar – benar anggota polisi sehingga korban ciut dan menyerahkan uang dari dompetnya Rp.700.000 dan berjanji akan menyanggupi uang perdamaian Rp.10.000.000.

Sehingga kedua tersangka membawa kembali korban kedalam hotel dan menyuruh korban menghubungi keluarganya untuk mengupayakan uang perdamaian,namun diluar dugaan kedua tersangka pihak hotel memberi informasi kepada Polsek Medan Kota dan berhasil meringkus kedua tersangka tanpa perlawanan.Adapun tersngka AR menjelaskan bahwa borgol yg dipakaikan kepada korban adalah miliknya yang diperoleh pada saat menjadi security.

Kapolsek Medan Kota melalui Kanit Reskrim menjelaskaan dugaan keterlibatan isteri korban atau penggrebekan tersebut sepertinya sudah di sekenario karena korban dan saksi berhubungan melalui Hp dan sewaktu menuju hotel juga mereka sendiri – sendiri dengan menggunakan sepeda motornya masing – masing.Baru hanya beberapa menit dalam hotel kedua tersangka langsung menggrebek.

Namun keterlibatan isterinya dipatahkan oleh AR dengan pengakuan tidak ada isterinya terlibat,kedua tersangka saat ini telah ditahan di Polsek Medan Kota dengan persangkaan pasal 365 Sub 368 dan 333 KUHP dgn ancaman 9 tahun penjara.(David)