Sunday , 20 September 2020
Home / Sumut / Ditresnarkoba Poldasu Amankan Kurir Narkoba Jaringan Lapas

Ditresnarkoba Poldasu Amankan Kurir Narkoba Jaringan Lapas

frekuensimedia.com – Ditresnarkoba Poldasu,Kombes Pol Reynhard Silitonga melalui Kasubdit II,Kompol Sonny M Nugroho kepada wartawan, Selasa (01/12) menjelaskan, saat ini pihaknya sedang mengejar 2 tersangka lainnya yang terlibat dalam sindikat narkoba,dan berhasil meringkus seorang kurir sabu yang diduga jaringan Lapas pada Senin (30/11) sore.Tersangka berinisial MAN alias A (28) Warga Jalan Purwo Gang Doa Kecamatan Lubuk Pakam petugas mengamankan sebanyak 1,5 kilogram (Kg) sabu.Pihaknya juga menduga jaringan narkoba ini dikendalikan bandar yang berada disalah satu Lapas yang ada di Sumut.

Menurut keterangan yang diperoleh bahwasanya kedua orang teman tersangka sedang kita kejar,dan kita telah mengantongi nama-nama dan keberadaan mereka masing-masing,tandas Sonny.

Berdasarkan keterangan dari Kasubdit II,Kompol Sonny M Nugroho,mengatakan inisial 2 buronan yang mereka kejar yang masing berinisial I dan J,sedangkan tersangka yang baru kita amankan kita duga sebagai kurir dan dikendalikan oleh seorang bandar dari dalam Lapas,ujarnya.

Menurut informasi bahwasanya penangkapan tersangka ini bermula dari adanya informasi akan ada transaksi Narkoba jenis sabu di sekitar Jalan Bakaran Batu,Kecamatan Lubuk Pakam,Kabupaten Deli serdang. Berbekal informasi itu, selanjutnya petugas Subdit II Ditres Narkoba Poldasu segera melakukan penyelidikan ke lokasi yang dimaksud.Sesampainya petugas dilokasi TKP petugas mencurigai gerak-gerik seorang laki-laki,dan tanpa membuang waktu lagi Petugas langsung melakukan penggeledahan terhadap tersangka.Alhasil dari tangan tersangka ditemukan 5 bungkus sabu seberat 500 gram.

Sementara itu usai  menggeledah tersangka lalu petugas melakukan pengembangan,dan bergerak kerumah tersangka.Dari rumah tersangka kita kembali menemukan sabu seberat 1 Kg yang dibungkus dengan plastik di dalam kamar,terangnya.

Berdasarkan informasi bahwasanya rumah tersangka selama ini juga dijadikan tempat penyimpanan sabu dibawah 5 Kg.Kini tersangka sudah diamankan di Mapoldasu.

Menurut pengakuan tersangka,setidaknya dia sudah 4 kali melakoni bisnis ilegalnya itu. Keuntungan yang dia peroleh sekali transaksi bisa mencapai Rp.10 juta.Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Subs Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,ungkapnya.(David)