Wednesday , 23 September 2020
Home / Nasional / Diperiksa BPK, Ahok: Kayak Kuliah dengan Auditor

Diperiksa BPK, Ahok: Kayak Kuliah dengan Auditor

frekuensimedia.com – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hari ini memenuhi panggilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia perihal pembelian lahan Sumber Waras. Bersama pengawalnya, Ahok tiba di Gedung BPK sekitar pukul 09.00 Wib dan pemeriksaan selesai pada pukul 18.00.Wib

“Jadi pertama-tama, tentu hasil pemeriksaan ini adalah rahasia. Saya enggak boleh cerita sampai semua hasil itu dibawa ke KPK,” kata Ahok saat konferensi pers di Gedung BPK pada Senin, 23 November 2015.

Ahok berujar, memang ada Undang-Undang yang mengatakan bahwa pemeriksaan BPK ini bersifat tertutup dan tidak boleh diketahui publik. Maka dari itu, Ahok juga memohon maaf atas insiden yang terjadi tadi siang, saat humas sempat merekam pertemuan tersebut untuk disiarkan. Dia menambahkan, hal tersebut segera diketahui dan dilarang. Bahkan, kata Ahok, stafnya pun dilarang masuk. “Ini dokumen rahasia,” kata dia.

Ahok mengatakan dirinya diberikan pertanyaan sebanyak delapan halaman. Namun dia tetap enggan memberitahu awak media pertanyaan apa saja yang diajukan. “Intinya saya berterima kasih sama BPK karena saya justru belajar banyak dan mendapat informasi yang tadinya saya tidak pernah tahu,” ujarnya.

Karena pertemuan itu, Bupati Belitung Timur ini mengaku jadi lebih paham bagaimana proses dan tata cara administrasi yang sebenarnya. Dia juga mengungkapkan bahwa dirinya tersadar kalau selama ini administrasi DKI Jakarta sangat buruk. “Jadi tadi itu ya ngobrol aja, kayak kuliah sama auditor. ” tutur Ahok.

Ahok minta maaf kepada para auditor karena sempat suudzon. Lalu, kata Ahok, auditor bilang kalau mereka itu profesional dan tidak ada hubungannya dengan BPK DKI. “Awalnya saya enggak percaya, tapi setelah dijelaskan, saya jadi dapat pengetahuan baru,” kata Ahok.

Tahap berikutnya, ujar Ahok, semua bahan ini akan diserahkan kepada KPK. Nanti KPK akan melihat dan memutuskan akan memanggil saksi lain atau menetapkan seorang tersangka. BPK, kata Ahok, hanya bertugas melaporkan berapa kerugian negara dan siapa aja yang terlibat di dalamnya saja.(Kontra)