Sunday , 20 September 2020
Home / Sumut / Dalam Razia 3 Tempat Kos – Kosan,BNNP Sumut Amankan Pemilik Softgun

Dalam Razia 3 Tempat Kos – Kosan,BNNP Sumut Amankan Pemilik Softgun

frekuensimedia.com – Badan Narkotika Nasional Provinvsi (BNNP) Sumatera Utara kembali melakukan razia ditiga lokasi kos-kosan di Medan, Selasa (22/12).

Menurut informasi adapun lokasi pertama berada tepatnya dikawasan Jalan Perbatasan, Kecamatan Medan Johor.Dari tempat kos berlantai dua di sana,petugas BNNP Sumut melakukan tes urine terhadap 14 penghuni kos.Hasilnya 5 orang positif pengguna narkoba, mereka 3 perempuan dan 2 laki-laki.Kelimanya lantas dibawa ke kantor BNNP Sumut di Jalan William Iskandar,Pasar V, Medan,untuk menjalani assesment (proses pengumpulan bukti/data).Lokasi kedua berada di Jalan Sei Belutu,disana petugas juga melakukan razia di kos-kosan.

Petugas kemudian melakukan tes urine kepada 10 orang penghuni kos,namun hasilnya nihil,tidak ada yang positif pengguna narkoba.Sedangkan dilokasi ketiga ada di Jalan Sei Bulan No.15,dari tempat kos tersebut  petugas melakukan tes urine kepada 13 orang penghuni kos.Hasilnya hanya 2 orang dinyatakan positif pengguna narkoba.

Berdasarkan informasi yang diperoleh awak media ini bahwasanya dari hasil razia tersebut,petugas tidak menemukan barang bukti narkoba.Alhasil dari lokasi ketiga yakni di Jalan Sei Bulan,petugas menemukan sebuah senjata api jenis air softgun yang disebut milik Riza Triono (28) warga Jalan Tanjung, Gang Karya, Lingkungan 2, Aceh. Riza selanjutnya dibawa petugas ke kantor BNNP Sumut untuk diperiksa.

Menurut keterangan bahwasanya ada tiga titik razia. Dari semuanya itu kita melakukan tes urine kepada 37 penghuni kos dan hasilnya ada 7 orang terbukti positif sebagai pengguna,ucap Humas BNNP Sumut,AKBP Saudara Sinuhaji.

Berdasarkan keterangan terkait seorang penghuni kos yang diamankan tersebut,akibat kepemilikan senjata air softgun, Sinuhaji mengatakan bahwasanya pihaknya hanya melakukan interogasi awal untuk mengetahui keabsahan kepemilikan senjata itu.

Sementara itu bila nanti ternyata pemilik senjata itu tidak dapat membuktikan keabsahan kepemilikannya,maka akan kita serahkan kepihak kepolisian,ungkapnya.(David)