Friday , 18 September 2020
Home / Pemko Medan / Akhyar Uji Coba Pendaftaran Siswa Baru SMP Negeri Melalui Situs Online

Akhyar Uji Coba Pendaftaran Siswa Baru SMP Negeri Melalui Situs Online

Frekuensimedia-Medan:  Walaupun masih dalam situasi pandemi Covid-19, sistem pendidikan akan terus dilakukan. Pada tahun ini diselenggarakan secara online dari rumah masing-masing, begitu pun dengan pendaftaran peserta didik baru. Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan Kota Medan siap membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021.

Hal ini disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi saat memantau langsung uji coba Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP Negeri Kota Medan di Command Centre Kantor Wali Kota Medan, Kamis (4/6). Rencananya pendaftaran penerimaan siswa didik baru tingkat SMP Negeri dapat dilakukan melalui https://ppdb.pemkomedan.go.id/ dan akan dibuka mulai 22 Juni hingga 04 Juli 2020 mendatang.

Dikatakan Akhyar, terdapat empat jalur pendaftaran yang bisa didaftarkan, antara lain jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orangtua/wali, dan jalur prestasi. Maka dari itu, Akhyar mengimbau kepada para  peserta didik untuk mengikuti prosedur dan syarat yang telah ditetapkan.

Sebelumnya, Kadis Kominfo Kota Medan Zain Noval menjelaskan cara untuk mendaftar PPDB dari rumah yakni dengan melakukan pendaftaran online yang dapat dilihat di situs ppdb.pemkomedan.go.id, daftarkan akun baru lalu masukkan email yang aktif dan password lalu ikuti petunjuk selanjutnya. Setelah semua data dimasukkan, kemudian admin dari pihak sekolah yang dituju akan memverifikasi. Kemudian pihak sekolah akan mengumumkan ke lulusan pada tanggal 06 Juli 2020.

“Untuk jalur perpindahan tugas orangtua/wali dibuktikan dengan surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor, atau perusahaan yang mempekerjakan. Sedangkan untuk jalur Afirmasi, jalur ini diperuntukkan bagi peserta didik berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dengan melampirkan bukti keikutsertaan peserta didik dalam program penanganan keluarga tidak mampu,” sebutnya.(KR/Sugandhi Siagian)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

58 − = 48