Tuesday , 20 October 2020
Home / Pemko Medan / Akhyar: Seni Merupakan Roh Sebuah Kota

Akhyar: Seni Merupakan Roh Sebuah Kota

Frekuensimedia-Medan :  Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi sangat mengapresiasi digelarnya Lomba Baca Puisi Online dalam rangka memperingati Hari Jadi  ke-430 Kota Medan. Sebab, kegiatan ini dinilai dapat mendorong dan memotivasi para pelaku seni, terutama puisi untuk terus berkarya dan berkreatifitas. Soalnya Kota Medan selama ini dikenal kaya akan seni. Kehidupan seni harus dibangkitkan kembali, karena seni merupakan roh sebuah kota.

Apresiasi ini disampaikan Akhyar ketika menghadiri babak final yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Selasa (21/7). Di babak final tersebut, 10 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia tampil membacakan puisi dihadapan dewan juri. Khusus dari Pulau Jawa, pembacaan puisi dilakukan secara online.

Di sela-sela babak final berlangsung, suasana haru sempat menggelayuti perasaan Akhyar. Panitia  lomba tiba-tiba mengeluarkan nasi tumpeng sebagai bentuk ungkapan rasa syukur dan suka cita, sebab Akhyar hari itu genap berusia 54 tahun.  Didampingi Kadis Pendidikan Kota Medan Adlan serta panitia lomba, Akhyar pun memotong nasi tumpeng yang diikuti dengan pembacaan doa.

Lomba baca puisi online ini diikuti sekitar 122 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia. Setelah dewan juri melakukan penilaian ditetapkan 10 peserta masuk babak final. Ada pun 10 peserta itu berasal dari Pulau Jawa dengan jumlah 2 peserta,  Medan ( 5 peserta),  Binjai (1 peserta), Deli Serdang (1 peserta) serta Serdang Bedagai (1 peserta). Setelah dilakukan penilaian, dewan juri akhirnya menetapkan Hafizah Nur Ginting (Medan) sebagai juara pertama  mendapatkan tropi dan uang pembinaan senilai Rp 1,5 juta.

Kemudian juara kedua diraih Mawardah  (Deli Serdang) mendapatkan tropi dan uang pembinaan senilai Rp 1 juta, serta Putri Alfia Siregar (Medan) sebagai juara ketiga  mendapatkan tropi dan uang pembinaan senilai Rp 500 Ribu. Akhyar selanjutnya membagikan langsung tropi dan uang pembinaan kepada masing-masing pemenang seraya berpesan agar terus berkarya untuk menghasilkan puisi-puisi terbaik. (H-Sugandhi Siagian)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

+ 62 = 64