Friday , 18 September 2020
Home / Pemko Medan / Akhyar Minta PT PLN (Persero) Bantu Ringankan Beban Masyarakat

Akhyar Minta PT PLN (Persero) Bantu Ringankan Beban Masyarakat

Frekuensimedia-Medan:  Terkait melonjaknya tagihan listrik yang dialami oleh sebagian masyarakat, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi meminta kepada perusahaan listrik negara (PLN) agar dapat melakukan kebijakan layanan yang membantu meringankan beban masyarakat terlebih di tengah kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang tengah melanda.

“Saat ini masyarakat sedang sulit. Tidak terkecuali siapapun dia. Semua sektor terdampak akibat Covid-19. Melonjaknya tagihan listrik ini tentu sangat memberatkan bagi masyarakat,” kata Akhyar ketika menerima audiensi jajaran managerial PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara di Balai Kota Medan, Senin (15/6).

“Kami berharap PLN memiliki skema yang bisa membantu meringankan beban masyarakat saat ini. Saya merasakan langsung denyut kesulitan dan kesusahan yang saat ini dialami masyarakat. Besar harapan kami kiranya ada kebijakan yang membantu masyarakat saat ini,” harap Akhyar didampingi Asisten Ekonomi & Pembangunan (Ekbang) Kota Medan Khairul Syahnan, Sekretaris Dinas Kebersihan & Pertamanan (DKP) Fahri Matondang dan Kabag Humas Arrahman Pane.

Sementara itu, Gading Aji selaku Manager Layanan Prioritas PLN UIW Sumut menjelaskan bahwa terjadinya kenaikan tagihan listrik terjadi karena dua hal yakni pemakaian dan tarif. Dijelaskannya, sejak tahun 2017, tidak ada kenaikan tarif yang dilakukan oleh PLN. Namun, lonjakan terjadi karena pemakaian listrik oleh masyarakat.

Selain itu, Gading mengungkapkan akan menyampaikan permintaan dan harapan yang disampaikan Plt Wali Kota dalam pertemuan tersebut kepada pihak direksi. “Kami juga menyampaikan, apabila ada masyarakat yang mengalami lonjakan tagihan, silahkan datang dan laporkan ke kantor PLN terdekat. Nanti, pihak kami akan melakukan pengecekan,” ungkapnya.(KU)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

− 1 = 4